Akreditasi adalah proses evaluasi dan penilaian secara komprehensif atas komitmen program studi terhadap mutu dan kapasitas penyelenggaraan program tridarma perguruan tinggi, untuk menentukan kelayakan program akademiknya. Evaluasi dan penilaian dalam rangka akreditasi program studi dilakukan oleh tim asesor yang terdiri atas pakar sejawat dan/atau pakar yang memahami penyelenggaraan program akademik program studi. Keputusan mengenai mutu didasarkan pada evaluasi dan penilaian terhadap berbagai bukti yang terkait dengan standar yang ditetapkan dan berdasarkan nalar dan pertimbangan para pakar sejawat.
2021
Banyak cara yang dilakukan untuk menjaga imunitas tubuh tetap sehat selama pandemi Covid -19, salah satunya dengan bersepeda. Bersepeda kini menjadi kegiatan yang populer dikalangan masyarakat.
Bersepeda menjadi cara untuk menekuni gaya hidup sehat. Kegiatan bersepeda termasuk kegiatan produktif selama pandemi. Bersepeda jg sudah menjadi kegiatan rutin setiap weekend sembari menjaga silahturahmi. Dengan tetap mengikuti protokol kesehatan yang berlaku, bersepeda juga menjadi alternatif olahraga yang aman di tengah pandemic.
Kolegium Patologi Indonesia & Perhimpunan Dokter Spesialis Patologi Indonesia
bekerjasama dengan The International Academy Of Pathology, Indonesia Division
mengadakan “Kursus Patologi Ginekologi dan Payudara”
Pelaksanaan kursus diadakan dimasing-masing prodi dengan metode pelaksanan kursus
“Blended Learning”. Jumlah peserta kursus Patologi Anatomi FK-KMK UGM sebanyak 18
orang terbagi menjadi kelas B dan kelas A. Kegiatan praktikum mandiri dilaksanakan dalam
2 (dua) sesi secara offline dan sesi perkuliahan (online) untuk pembahasan kasus
praktikum. Instruktur Mandiri Praktikum Dept. PA FK-KMK UGM adalah Dr. dr. Ahmad
Ghozali, Sp.PA (K) dan Dr. dr. Irianiwati, Sp.PA (K) selaku Kepala Departemen PA, beliau
ditunjuk sebagai pengajar dalam sesi perkuliahan online. Penanggung jawab pusat
praktikum adalah dr. Tantri Hellyanti, Sp.PA (K).
Adapun rincian pembagian waktu kursus sebagai berikut :
Definisi
- Folikulitis adalah radang pada area folikel rambut
- Disebabkan infeksi, trauma folikuler (termasuk gesekan), keringat berlebih, dan oklusi
- Peradangan pada folikulitis bisa terletak superfisial atau profunda. Folikulitis profunda dapat terjadi akibat radang kronis atau manipulasi lesi folikulitis superfisial.
- Pada kasus akibat infeksi, folikulitis biasanya bersifat superfisial. Folikulitis profunda pada kasus infeksi biasanya bersifat granulomatosa dan disebabkan jamur atau bakteri
- Kasus non-infeksi bisa bersifat superfisial (seperti pada akne vulgaris, rosasea, musinosis follikuler, folikulitis akibat steroid), profunda (akne vulgaris tipe konglobat, keloidal, atau perforatif), atau spongiotik (penyakit Fox-Fordyce, dermatitis atopik, folikulitis pruritik pada kehamilan)
Manifestasi Klinis
- Tampak sebagai papul dan pustul eritem, biasanya bersifat gatal atau nyeri
- Lebih sering pada batang tubuh, leher, dan area inguinal
- Folikulitis profunda biasanya lebih nyeri
Makroskopis
- Nodul sewarna kulit atau eritem
Mikroskopis
- Peradangan pada folikulitis bisa terletak superfisial atau profunda
- Folikulitis superfisial: infiltrat sel radang hanya ada pada infundibulum folikel
- Folikulitis profunda: infiltrat sel radang juga meluas ke dermis di sekitarnya
Terapi
- Terapi disesuaikan dengan etiologi
- Kasus folikulitis superfisial dapat ditangani dengan penggunaan sabun wajah antibakterial dan menjaga kebersihan tangan
- Folikulitis profunda akibat infeksi dapat diterapi dengan antibiotik topikal
Prognosis
- Sebagian besar kasus folikulitis superfisial bersifat swasirna dan akan sembuh tanpa terapi
- Folikulitis profunda dapat meninggalkan jaringan parut dan kebotakan permanen pada area radang
Kasus:
Seorang laki-laki berusia 23 tahun datang dengan keluhan adanya benjolan pada kulit di atas bibir sebelah kiri. Empat hari sebelumnya, muncul jerawat pada tempat tersebut, yang dipecah oleh pasien. Pada kulit sisi atas bibir sebelah kiri, tampak nodul berwarna kemerahan, soliter, berdiameter 0,5 cm. Benjolan teraba kenyal dan bisa digerakkan.
Deskripsi makroskopis: Satu buah jaringan kulit berbentuk segitiga, berukuran 0,9 x 0,9 x 0,4 cm.
Pada permukaan kulit didapatkan nodul berukuran diameter 0,5 cm, berwarna putih kecoklatan, sedikit kemerahan, kenyal. Pada pembelahan, penampang berwarna putih kecoklatan, kenyal, semua cetak.
Ada berbagai modalitas terapi yang dapat digunakan untuk kanker, seperti pembedahan, radioterapi, terapi hormonal, kemoterapi, dan imunoterapi. Salah satu bidang yang berkembang pesat adalah imunoterapi, yang meningkatkan efektivitas sistem imun tubuh pasien untuk melawan sel-sel kanker. Terapi PD-1/PD-L1 adalah salah satu contoh imunoterapi yang sukses digunakan untuk berbagai kanker. Mari kita bahas bersama apa itu terapi PD-1/PD-L1 dan kapan terapi ini bisa digunakan.
Terapi PD-1/PD-L1 tergolong dalam immune-checkpoint blocker. Ada berbagai immune-checkpoint yang dapat menghambat respon imun, seperti PD-L1 dan CTLA-4. Molekul PD-L1 pada sel tumor kemudian berinteraksi dengan reseptor PD-1 pada sel T. Molekul PD-L1 memberi sinyal pada limfosit T untuk “berhenti bekerja” sehingga limfosit mengalami anergi atau bahkan apoptosis. Dengan menghasilkan PD-L1, sel tumor bisa menghindari serangan limfosit. Terapi anti-PD-1/PD-L1 mencegah interaksi ini dengan memblokir PD-1 atau PD-L1.